Selasa, 08 Desember 2009
Pada satu masa aku merasakan berbincang-bincang dengan seseorang< entah apalah itu namanya>.. kira-kira seperti inilah percakapan itu.
someone: "Apa yang telah kamu perbuat hingga ia sangat mencintaimu?"
aq: Wallahi aku tidak berbuat apa-apa.
someone: "Lalu kenapa ia sangat mencintaimu? Apa yang kamu lakukan sehingga ia begitu?"
aq: Demi Allah aku tidak melakukan apa-apa.
someone: " Lalu kenapa ia begitu mencintaimu dan tidak mampu melupakanmu? Apa yang kamu berikan?
aq: Demi Masa, aku hanya mengatakan, melakukan, dan memberikan sesuai dengan yang seharusnya. Allah yang mengajarkan aku bagaimana seharusnya seorang muslimah mengagumi sang adam. dan aku hanya memberikan cinta tulus ku layaknya sesama muslim.
someone: "Apa kamu mencintainya?"
aq: Tidak lebih dari rasa cintaku pd Allah.
someone: " Lalu apa kamu mengaguminya?"
aq: tidak melebihi rasa kagum ku pd Nabiyullah Muhammad SAW.
someone: "Apa kamu menghormatinya?"
aq: Ya. karena ia sang Adam yang layaknya sesosok pemimpin. pemimpin u/ dirinya, keluarganya, saudaranya, semua kaum. dan ia sangat menghormati kedua orang tuanya, seperti aku menghormati mama papa ku. juga ia sangat menghormati wanita..
someone: baiklah nak, apapun yang terjadi pada kisah kamu dan ia, hadapi dengan sabar, ikhlas, dan tabah. Demi Allah, Allah Maha Mengetahui dari apa yang kamu ketahui dan tidak kamu ketahui.
-maaf jika aku salah menjawab dan menyampaikan-
08-12-2009; 02.44 wib











0 komentar:
Posting Komentar